HOTLINE : +62123456788 EMAIL : info@eduplan.co.id :
Eduplan.co.id
SHARE :

Istilah Istilah dalam Kuliah yang Kamu Harus Tahu

28
11/2020
Kategori : news / Umum
Komentar : 0 komentar
Author : anggiev


Istilah Istilah dalam Perkuliahan

Bangku perkuliahan tidak sama dengan bangku SMA di mana siswa cenderung ‘disuapi’ dengan berbagai materi pembelajaran. Di universitas, mahasiswa cenderung diberi kebebasan untuk mengikuti minat masing-masing dan merencanakan kehidupan perkuliahannya sendiri. Oleh karena itu, ada banyak hal yang dapat dirasakan perbedaannya di antara kedua jenjang pendidikan formal tersebut.

Perbedaan sistem antara universitas atau sekolah tinggi dengan sekolah menengah atas ini akan tampak jelas saat seseorang baru saja memasuki bangku kuliah. Contohnya adalah istilah-istilah asing yang tidak akan dijumpai di Sekolah Menengah Atas. Berikut ini beberapa istilah istilah dalam perkuliahan yang perlu diketahui.

istilah istilah dalam kuliah 1

istilah istilah dalam kuliah 1

KTM

KTM merupakan akronim dari Kartu Tanda Mahasiswa. Pada dasarnya, KTM ini sama seperti kartu pelajar yang ada di SMA. KTM merupakan tanda pengenal yang menunjukkan bahwa seseorang merupakan mahasiswa dari suatu universitas atau perguruan tinggi. biasanya, KTM ini dapat digunakan oleh mahasiswa untuk mendapatkan berbagai fasilitas kampus seperti meminjam buku di perpustakaan kampus, meminjam sepeda, syarat untuk mengajukan beasiswa,  bahkan dapat digunakan sebagai pengganti KTP saat memesan tiket kereta, busway, atau commuterline.

KRS

Kepanjangan dari KRS adalah Kartu Rencana Studi. Di beberapa perguruan tinggi, kartu ini disebut dengan istilah KPSM atau Kartu Perencanaan Studi Mahasiswa. Seperti namanya, kartu ini merupakan rekapan rencana studi atau mata kuliah yang akan diambil dalam satu semester. Mahasiswa memiliki hak untuk merencanakan dan mengisi KRS sendiri. Namun, mahasiswa juga dapat berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik untuk mengisi KRS yang dapat dilakukan dengan cara offline maupun online.

SKS

Satuan Kredit Semester atau SKS dapat diartikan sebagai jatah pengambilan mata kuliah dalam satu semester. Jatah pengambilan ini biasanya dibuat sama rata pada semester pertama; umumnya antara 18–21 per SKS tergantung dari kampus dan program studi yang diambil. Di semester berikutnya, jatah pengambilan SKS ditentukan dari indeks prestasi mahasiswa. Jika indeks prestasinya baik, maka SKS yang dapat diambil dalam satu semester dapat maksimal. Namun, jika indeks prestasi yang didapatkan kurang baik, maka jumlah SKS yang dapat diambil pun lebih sedikit, tergantung dari kebijakan kampus.

Untuk jenjang S1, biasanya dibutuhkan sekitar 144–160 SKS sampai lulus; sementara program diploma (D3), SKS yang dibutuhkan untuk lulus antara 110 – 120 SKS. Jumlah atau bobot SKS pada setiap mata kuliah pun berbeda-beda, mulai dari satu hingga empat SKS.

sks artinya

KHS

Jika di SMA dikenal istilah rapor yang digunakan untuk merekam hasil pembelajaran, di jenjang universitas atau perguruan tinggi dikenal istilah KHS atau Kartu Hasil Studi. Tidak seperti rapor yang bentuknya seperti buku, KHS bentuknya berupa lembaran yang dibagikan setiap akhir semester. Skor atau nilai yang diberikan di KHS biasanya menggunakan huruf dari A sampai E yang akan menentukan indeks prestasi. A adalah nilai tertinggi yang setara dengan skor empat, B setara dengan tiga, C setara dengan dua, D setara dengan satu, dan E setara dengan nol di mana mahasiswa yang mendapatkan E artinya tidak lulus suatu mata kuliah dan harus mengulang di semester berikutnya.

IPS

Indeks Prestasi Semester (IPS) atau yang biasa juga disebut IP ini merupakan perwujudan dari skor rata-rata prestasi dalam satu semester. IP atau Indeks Prestasi ini dapat dilihat secara offline di KHS cetak maupun secara online di masing-masing akun mahasiswa melalui sistem informasi akademik universitas masing-masing.

IPK

Jika IP merupakan skor rata-rata selama satu semester, IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif merupakan skor rata-rata yang didapatkan mahsiswa dari semester satu sampai semester yang paling akhir. Skor IPK menggunakan skala 1,00–4,00. Saat kelulusan, skor IPK ini akan menentukan predikan yang didapatkan mahasiswa; cumlaude atau dengan pujian, sangat memuaskan, memuaskan. Jika setiap semesternya seorang mahasiswa dapat mempertahankan IP di atas 3,50, maka saat kelulusan ia akan mendapatkan predikat cumlaude atau dengan pujian.

PA

Pembimbing Akademik atau yang biasa disingkat PA merupakan dosen yang tugasnya mirip dengan wali kelas di SMA. Dosen PA adalah tempat di mana mahasiswa dapat melakukan konsultasi saat menghadapi berbagai masalah. Mahasiswa juga berhak mendapatkan bimbingan, arahan, dan bantuan dari dosen PA selama masih berstatus sebagai mahasiswa aktif di suatu universitas.

HIMA

HIMA atau Himpunan Mahasiswa merupakan sebuah organisasi yang menaungi para mahasiswa dari masing-masing program studi. HIMA ini mirip dengan OSIS yang ada di SMA di mana saat seseorang masuk SMA, ia secara otomatis menjadi bagian dari OSIS. Pada dasarnya HIMA pun sama cara kerjanya. Meski seseorang mahasiswa secara otomatismenjadi bagian dari suatu HIMA, bukan berarti ia harus ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh HIMA tersebut.

UKM

Jika HIMA mirip dengan OSIS yang ada di SMA, UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa tidak jauh berbeda dengan kegiatan ekstrakurikuler. Sama seperti ekstrakurikuler yang beragam di SMA, di universitas juga ada banyak UKM yang dapat dipilih oleh mahasiswa baik dari tingkat kampus atau fakultas maupun tingkat universitas di mana setiap mahasiswa dari fakultas yang berbeda-beda berhak untuk bergabung.

KKN

Istilah istilah dalam perkuliahan salah satunya adalah Kuliah kerja Nyata atau KKN yang merupakan salah satu program universitas atau perguruan tinggi di mana mahasiswa diharuskan untuk terjun langsung dan membantu masyarakat yang membutuhkan dengan ilmunya. KKN dilakukan pada liburan semester dan menuntut mahasiswa untuk menetap di suatu desa tempat mereka mengabdi selama satu bulan (umumnya). Saat KKN, biasanya mahasiswa dari berbagai fakultas dikumpulkan menjadi satu sebagai tim untuk menyusun program kerja, melaksanakan, dan melaporkan hasilnya. Saat melakukan KKN, mahasiswa akan didampingi oleh dosen pembimbing KKN yang akan membimbing dan sesekali melihat kinerja mahasiwa di desa tempat dilakukannya KKN.

Skripsi

Skripsi merupakan istilah istilah dalam perkualiahan yang artinya sama dengan tugas akhir sebagai syarat kelulusan jenjang sarjana (S1). Sebelum menyusun skripsi, mahasiswa dituntut untuk melakukan penelitian terlebih dahulu sesuai dengan bidang keilmuan yang diambil. Tentunya, sebelum melakukan penelitian, mahasiswa diharuskan untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing skripsi untuk menentukan hal apa yang akan diteliti dan menyusunnya dalam sebuah proposal penelitian. Dengan kata lain, skripsi adalah laporan dari penelitian yang telah dilakukan.

Dalam penyusunan skripsi, mahasiswa dituntut untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar, penulisan yang sistematis, dan menulisnya berdasarkan sumber yang relevan. Ini karena skripsi atau penelitian harus mengikuti perkembangan zaman dan disesuaikan dengan kebutuhan manusia.

Selain itu, penulisan skripsi juga harus berhati-hati agar tidak terjadi plagiarisme, yaitu istilah istilah dalam perkuliahan yang berarti mengambil atau mengutip karya orang lain tanpa mencantumkan sumbernya atau menjiplak karya.

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar